Leiden 3/10/78 (PAGI)

di kamar penginapan
yang dindingnya belum selesai di kapur
tubuhku lelah
tetap tersalib di papan pembaringan
nasib masih terkapar

di luar pintu
yang tak selalu tertutup
udara kelam
tenggelam dalam kabut kenangan
hanya kata-kata
menolong dari kekalutan

setiap berhenti
angan terganggu wajah kosong mengerikan
pesan rahasia
tergesa terhapus dari ingatan
di sela-sela kata
terus membersit kegetiran

di balik dalih bicara
luka di dada menganga

(dalam buku Hari dan Hara, 1982)