Penulis: Zen Hae

  • Pembicaraan Ringkas Puisi-Puisi Subagio Sastrowardoyo

    Tulisan ini mencoba membahas kembali segi-segi terpenting puisi Subagio Sastrowardoyo. Pada mulanya ia mencoba mendudukkan Subagio dalam peta sastra Indonesia modern seraya membandingkannya dengan pendahulu dan kawan-kawan penyair segenerasinya. Dalam perbandingan ini tampak perbedaan dan ciri-ciri penting Subagio, terutama lagi sumbangannya pada puisi Indonesia hari ini. Yakni dengan memperkenalkan kembali “puisi esai” (essay poem/essayistic poetry) yang sudah lebih dulu tumbuh dalam khazanah sastra asing. Dalam jenis ini puisi Subagio tampak sebagai upaya berpikir yang tak habis-habisnya, yang lebih menonjolkan yang abstrak ketimbang yang indrawi, yang prosais daripada yang puitis. Sebagai puisi yang prosais puisi-puisi Subagio tampak bukan sekadar penceritaan kembali akan khazanah tertentu, misalnya mitologi perwayangan, tetapi subversi terhadap kisah asalnya. Di bagian lain, puisi Subagio juga menunjukkan wataknya sebagai puisi simbolis yang kuat, di samping mencoba merumuskan kembali puisi di dalam puisi (ars poetica), sebuah cara untuk menyajikan ironi terhadap puisi dan jalan kepenyairan yang dipilihnya.