Author archives

Sia-sia

Penghabisan kali itu kau datangMembawa kembang berkarangMawar merah dan melati putihDarah dan suci.Kau tebarkan depankuSerta pandang yang memastikan: Untukmu. Sudah itu kita sama termanguSaling bertanya: Apakah ini?Cinta? Keduanya tak mengerti. Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri. Ah! Hatiku yang tak mau memberiMampus kau dikoyak-koyak sepi. Februari,1943[Versi Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus]

Krawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasitidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,terbayang kami maju dan berdegap hati? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepiJika dada rasa hampa dan jam dinding yangberdetakKami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.Kenang, kenanglah kami. Kami sudah coba apa yang …

Persetujuan Dengan Bung Karno

Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janjiAku sudah cukup lama dengar bicaramu,dipanggang atas apimu, digarami oleh lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimuAku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno! Kau dan aku satu zat satu uratDi zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayarDi uratmu di uratku …

Diponegoro

Di masa pembangunan inituan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menantiTak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.Pedang di kanan, keris di kiriBerselempang semangat yang tak bisa mati. MAJU Ini barisan tak bergenderang-berpaluKepercayaan tanda menyerbu. Sekali berartiSudah itu mati. MAJU Bagimu negeriMenyediakan api Punah di atas menghambaBinasa di atas ditinda Sungguhpun dalam …