Mengapa Saya Menulis Sajak

Bagi sementara penulis amat sukarlah untuk berbicara tentang diri sendiri, baik mengenai perkembangan tugasnya menulis maupun tentang alasan-alasan di balik tulisannya. Sebab kesukaran itu harus dicari pada keseganan untuk memperlihatkan terlalu banyak kelemahan sendiri, yakni perjuangan yang hampir sia-sia hendak menyelesaikan sesuatu dengan baik. Dan saya tergolong pada penulis-penulis demikian itu. Mungkin belum cukup matang …

Negeri Kertas, sebuah karya dari dan untuk seni

Situs ini didirikan dan dikawal sejak tahun 2007 oleh Walidha Tanjung Files yang telah berpengalaman di dunia sastra dengan meraih berbagai macam prestasi, terutama di bidang puisi dan musikalisasinya. Dengan mendeklarasikan diri sebagai Media Sastra dan Seni Budaya, situs ini telah memublikasikan ratusan bahkan mungkin ribuan puisi karya penyair-penyair Nusantara. Situs ini masih aktif dan …

Balada Terbunuhnya Atmo Karpo

Dengan kuku-kuku besi kuda menebah perut bumi bulan berkhianat gosok-gosokkan tubuhnya         di pucuk-pucuk para mengepit kuat-kuat lutut penunggang perampok         yang diburu surai bau keringat basah, jenawi pun telanjang. Segenap warga desa mengepung hutan itu dalam satu pusaran pulang balik Atmo Karpo mengutuki bulan betina dan nasibnya yang malang berpancaran bunga api, anak panah di bahu …

Doa Seorang Serdadu Sebelum Perang

Tuhanku, Wajah-Mu membayang di kota terbakar dan firman-Mu terguris di atas ribuan kuburan yang dangkal Anak menangis kehilangan bapa Tanah sepi kehilangan lelakinya Bukannya benih yang disebarkan di bumi subur ini tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia Apabila malam turun nanti sempurnalah sudah warna dosa dan mesiu kembali lagi berbicara Waktu itu, Tuhanku, perkenankanlah …

Beri Daku Sumba

Di Uzbekistan, ada padang terbuka dan berdebu aneh, aku jadi ingat pada Umbu Rinduku pada Sumba adalah rindu padang-padang terbuka Di mana matahari membusur api di atas sana Rinduku pada Sumba adalah rindu peternak perjaka Bilamana peluh dan tenaga tanpa dihitung harga Tanah rumput, topi rumput dan jerami bekas rumput Kleneng genta, ringkik kuda dan …

Surat Cinta

Kutulis surat ini kala hujan gerimis bagai bunyi tambur mainan anak-anak peri dunia yang gaib. Dan angin mendesah mengeluh dan mendesah. Wahai, dik Narti, aku cinta kepadamu! Kutulis surat ini kala langit menangis dan dua ekor belibis bercintaan dalam kolam bagai dua anak nakal jenaka dan manis mengibaskan ekor serta menggetarkan bulu-bulunya. Wahai, dik Narti, …

Puisi Indonesia Koleksi Pecinta Puisi dari Tanah Madura

“Web sites ini berisi kumpulan-kumpulan puisi yang ditulis oleh para pujangga yang telah banyak dikenal di Indonesia” Situs sederhana ini hanya memuat karya-karya puisi dari 9 penyair. Namun cukup berharga ketika kita mencari sebuah upaya dokumentasi sederhana atas karya-karya puisi yang bermutu dan bermakna. Puisi-puisi Chairil Anwar dan W.S. Rendra di situs ini disalin dari …

Sia-sia

Penghabisan kali itu kau datangMembawa kembang berkarangMawar merah dan melati putihDarah dan suci.Kau tebarkan depankuSerta pandang yang memastikan: Untukmu. Sudah itu kita sama termanguSaling bertanya: Apakah ini?Cinta? Keduanya tak mengerti. Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri. Ah! Hatiku yang tak mau memberiMampus kau dikoyak-koyak sepi. Februari,1943[Versi Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus]

Krawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasitidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi. Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,terbayang kami maju dan berdegap hati? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepiJika dada rasa hampa dan jam dinding yangberdetakKami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.Kenang, kenanglah kami. Kami sudah coba apa yang …

Persetujuan Dengan Bung Karno

Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janjiAku sudah cukup lama dengar bicaramu,dipanggang atas apimu, digarami oleh lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimuAku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno! Kau dan aku satu zat satu uratDi zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayarDi uratmu di uratku …

Diponegoro

Di masa pembangunan inituan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menantiTak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.Pedang di kanan, keris di kiriBerselempang semangat yang tak bisa mati. MAJU Ini barisan tak bergenderang-berpaluKepercayaan tanda menyerbu. Sekali berartiSudah itu mati. MAJU Bagimu negeriMenyediakan api Punah di atas menghambaBinasa di atas ditinda Sungguhpun dalam …